- Hidup Sehat

Faktor Penyebab Munculnya Jerawat di Payudara

Tidak hanya terjadi pada kulit wajah, jerawat juga bisa muncul di area tubuh lainnya, termasuk di area payudara. Munculnya jerawat di payudara tentu dapat membuat Anda merasa cemas sehingga timbul pertanyaa, apakaha jerawat di payurada merupakan hal normal terjadi? Lalu, apa yang menjadi penyebabnya dan bagaimana cara mengatasi jerawat di payurada? Simak artikel berikut ini.

jerawat di payudara

Faktanya Jerawat dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun, tak terkecuali area payudara. Meski letaknya tidak terlihat jelas seperti jerawat di wajah, jerawat di payudara tentu dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Terutama bagi perempuan yang sedang menyusui. 

Jerawat pada umumnya akan membentuk titik putih di bagian tengahnya dan mudah diobati. Namun, apabila jerawat di payudara semakin terasa nyeri, keras, gatal, kemerahan, hingga keluar cairan asing, kemungkinan ini bukan jerawat melainkan kondisi kesehatan lain yang harus Anda waspadai. Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter guna mengetahui penyebabnya lebih lanjut. 

Umumnya, penyebab jerawat di payudara dapat terjadi akibat penyumbatan pori-pori kulit. Penyumbatan pori-pori kulit bisa disebabkan oleh folikel rambut dan penumpukan sel-sel kulit mati oleh produksi minyak berlebih atau sebum. Jika hal tersebut terjadi, bakteri akan mudah berkembang dan memicu peradangan sehingga menimbulkan jerawat. Meski peradangan merah yang menyebabkan benjolan pada kulit sering dikenal dengan jerawat, munculnya jerawat di payudara juga disebabkan oleh faktor pemicu dan kondisi lainnya, seperti:

  1. Tidak menjaga kebersihan tubuh

Salah satu penyebab jerawat di payudara adalah kurang menjaga kebersihan tubuh sendiri. Pasalnya, area payudara tertutup, mudah berkeringat, dan lembap sehingga menjadi tempat yang disukai bakteri untuk berkembang biak. Jadi, jika Anda jarang mandi atau jarang mengganti bra atau kaos, kulit di area payudara akan semakin kotor sehingga menumpuk bersama sel-sel kulit mati, sebum, dan keringat yang menyebabkan tumbuhnya jerawat. 

  • Terjadinya gesekan di area kulit payudara

Jerawat di payudara juga bisa disebabkan oleh gesekan berlebihan dari pakaian pada kulit sekitar area puting payudara. Hal tersebut mungkin dapat terjadi ketika Anda mengenakan pakaian yang terlalu ketat, misalnya terlalu sering memakai bra khusus olahraga.

  • Folikel rambut tumbuh ke dalam

Folikel juga terdapat di area puting dan areola (area gelap di sekitar puting). Folikel adalah tempat tumbuhnya rambut di kulit. Normalnya, rambut akan tumbuh keluar folikel dan muncul di permukaan kulit. Akan tetapi, ketika folikel tersumbat, rambut akan tumbuh ke dalam sehingga menyebabkan tumbuhnya benjolan. Tapi jangan khawatir, folikel rambut yang tersumbat biasanya akan sembuh sendiri. 

  • Puting susu lecet

Puting susu lecet merupakan penyebab jerawat di puting payudara yang sering dialami oleh ibu menyusui. Kondisi ini dapat disebabkan oleh produksi susu yang berlebihan, proses pelekatan yang kurang tepat oleh bayi, hingga adanya infeksi jamur. Maka dari itu, penting untuk menyusui bayi secara rutin agar air susu tidak terperangkap di bawah kulit, menyeka area setelah menyusui untuk mengurangi iritasi, serta menyusui bayi menggunakan kedua payudara secara bergantian. 

  • Infeksi jamur

Jerawat di payudara yang disertai dengan gejala ruam kulit serta kulit gatal dan memerah dapat menjadi tanda infeksi jamur. Area kulit payudara yang lembap dan mudah berkeringat dapat membuat jamur lebih mudah berkembang biak. Jika jerawat di payudara disebabkan oleh infeksi jamur maka Anda harus segera menemui dokter guna mendapatkan pengobatan yang tepat. Sebab, infeksi jamur dapat menyebar ke area tubuh lainnya dengan cepat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *