- Kehamilan

Hindari 7 Kesalahan Umum Saat Merencanakan Kehamilan Berikut

Merencanakan kehamilan ternyata tidak semudah kelihatannya. Banyak sekali pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun tetapi belum juga dikaruniai momongan. Hal itu bisa disebabkan karena banyak faktor. Oleh karena itu, hindarilah 7 kesalahan berikut ini saat ingin merencanakan kehamilan!

Frekuensi Hubungan Intim yang Kurang

Apabila Anda berpikir bahwa jarang berhubungan intim untuk membuat sperma lebih banyak akan membuat kehamilan lebih mudah. Akan tetapi, melewatkan banyak hari tanpa berhubungan seks dapat menggagalkan konsepsi. Menurut Samuel Wood, MD, seorang direktur medis di The Reproductive Sciences Center, La Jolla CA, sangat mudah untuk melewatkan masa subur jika waktu berhubungan badan dibatasi hanya ketika Anda merasa sedang berovulasi, karena banyak wanita yang merasa berovulasi ketika sebenarnya mereka tidak. Jadi, silakan berhubungan intim sebanyak yang Anda inginkan, dengan juga memerhatikan beberapa hari penting sebelum masa ovulasi.

Terlalu Sering Berhubungan Intim

Menurut Dr. Wood berhubungan intim beberapa kali sehari atau bahkan setiap hari dapat menyebabkan kelelahan. Ketika masa subur tiba, mungkin saja salah satu di antara pasangan mulai kehilangan minatnya untuk berhubungan intim.

Walaupun semakin sering berhubungan intim dengan pasangan dapat membuat peluang untuk mencapai kehamilan semakin besar. Namun, terlalu sering berhubungan intim juga dapat menimbulkan masalah. Apabila ingin melakukan hubungan intim setiap hari pastikan untuk tidak stres dan nikmati waktu berdua bersama pasangan dengan santai.

Berhubungan Intim dalam Posisi yang Sama

Anda mungkin pernah mendengar bahwa posisi pria di atas dan wanita di bawah (posisi misionaris) merupakan posisi yang paling baik untuk mencapai kehamilan. Namun, ternyata itu tidak benar. Baik Anda maupun pasangan yang berada di atas ataupun melakukan posisi baru yang lebih gila hasilnya akan tetap sama.

Menurut Serena Chen, MD, ketika seorang pria ejakulasi, sperma akan berenang keluar dan langsung masuk ke indung telur. Hal itu terjadi dalam hitungan detik terlepas dari posisi selama hubungan seksual. Dalam berhubungan intim sebaiknya lakukan beberapa variasi posisi dan temukan posisi yang memang nyaman untuk Anda dan pasangan.

Menganggap Masalah Terdapat pada Wanita

Menurut Machelle Seibel, MD, seorang profesor kebidanan dan ginekologi, pria cenderung percaya atau ingin percaya ada yang salah dengan mereka. Karena sperma ada dan keluar, maka mereka menganggap bahwa mereka subur. Ketika pasangan mengalami kesulitan untuk hamil, orang berpikir ada sesuatu yang salah dengan pasangan wanitanya. Padahal ini tidak sepenuhnya benar. Sekitar 50% masalah infertilitas memang berhubungan dengan wanita, 40% ada di pria, dan 10% lainnya merupakan masalah keduanya.

Melewatkan Ovulasi

Mengetahui waktu ovulasi mungkin menjadi hal yang sulit. Kebanyakan wanita mengikuti aturan kalender menstruasi. Mereka percaya bahwa setelah 14 hari menstruasi, mereka akan berovulasi akan tetapi hal itu tidak selalu benar. Para ahli menyarankan untuk menggunakan alat prediksi ovulasi untuk memberikan jawaban yang lebih akurat.

Menggunakan Pelumas

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pelumas yang dijual bebas dapat merusak sperma dan mengganggu kemampuan sperma bergerak menuju rahim untuk membuahi sel telur. Akan tetapi, jika Anda harus menggunakan pelumas, gunakanlah minyak zaitun, minyak sayur, baby oil, atau putih telur yang lebih aman dan efektif.

Mengabaikan Kesehatan Umum

Seringkali, ketika pasangan merencanakan kehamilan, mereka hanya fokus pada kesehatan reproduksi saja dan mengabaikan kesehatan mereka secara keseluruhan. Saat merencanakan kehamilan, Anda tetap harus memperhatikan kesehatan secara umum. Masalah seperti berat badan, merokok, dan stres juga dapat berpengaruh terhadap keberhasilan kehamilan. Jadi, bagi Anda yang menginginkan kehamilan, berusahalah untuk menghindari kesalahan-kesalahan di atas. Selain itu, cobalah untuk mempertahankan gaya hidup sehat dengan berolahraga secara rutin dan menyantap makanan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *