- Lansia

Penting! Pelajari Beberapa Pertolongan Pertama Ini untuk Membantu Lansia

Dalam situasi darurat, Anda tidak perlu membutuhkan pengetahuan khusus di luar standar pertolongan pertama dan keterampilan pernapasan buatan (CPR) untuk merawat seseorang dengan usia 65 tahun atau lebih. Namun, sangat penting untuk mengetahui bahwa orang dewasa yang lebih tua tersebut sangat rentan terhadap kecelakaan dan cidera yang mungkin memerlukan pertolongan pertama dengan segera. Memahami beberapa situasi medis pertolongan pertama lansia akan membantu Anda mempersiapkan diri untuk kemungkinan adanya keadaan darurat.

Beberapa situasi yang memerlukan pertolongan pertama meliputi:

  1. Luka dan Goresan

Kulit tubuh akan semakin rapuh seiring bertambahnya usia. Hal ini meningkatkan risiko luka dan goresan pada lansia. Dalam beberapa kasus cedera ini dapat berubah menjadi infeksi. Kondisi ini tentu berbahaya karena lansia bisa saja memiliki penyakit kronis seperti diabetes atau penyakit jantung. Keadaan ini tentunya dapat menurunkan pertahanan sistem kekebalan tubuh mereka terhadap infeksi.

  1. Goresan Kecil

Jika Anda melihat adanya goresan kecil maka segera bersihkan luka dari kotoran. Jika berdarah, maka letakkan kain atau perban di atasnya, kemudian tekan yang kuat. Jika darah merembes melalui lapisan perban atau kain, jangan dilepas. Cukup tambahkan lapisan kedua di atasnya.

  • Luka Berat

Jika seorang lansia mendapatkan luka hebat maka bantu mereka dengan mendapatkan perawatan medis darurat. Kemudian perhatikan pula tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, pembengkakan, rasa sakit yang meningkat, dan drainase dari luka.

  • Masalah Kardiovaskular

Perubahan usia di jantung dan pembuluh darah membuat lansia memiliki risiko besar terkena serangan jantung, gagal jantung, dan stroke. Menurut Asosiasi Stroke Amerika Serikat, gejala stroke meliputi adanya kelemahan tangan dan kesulitan bicara. Sementara untuk serangan jantung meliputi nyeri dada, sesak napas, dan ketidaknyamanan di tubuh bagian atas. Pertolongan pertama untuk lansia yang dapat dilakukan adalah dengan menghubungi layanan darurat atau melakukan CPR jika mereka mulai berhenti bernapas.

  • Penyakit yang Berhubungan dengan Panas dan Dingin

Seiring bertambahnya usia, Anda berpotensi mengembangkan kondisi medis kronis yang mengganggu regulasi suhu tubuh. Lansia juga dapat mengonsumsi obat untuk mengubah keseimbangan suhu mereka. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang dewasa untuk memakai tabir surya dan pakaian pelindung saat berada di luar rumah. Mereka harus tetap terhidrasi untuk melindungi mereka terhadap penyakit yang berhubungan dengan panas.

  1. Heatstroke

Gejala penyakit ini meliputi suhu tubuh di atas 40 derajat celcius, adanya peningkatan laju pernapasan, mual, muntah, dan sakit kepala. Jika seorang lansia mengalami gejala ini, maka segera hubungi layanan darurat setempat. Kemudian buat mereka dingin dengan memberikan air es atau menutupi tubuh dengan sprei atau handuk yang basah. Jika berhenti bernapas, berikan CPR.

  • Hipotermia

Gejala hipotermia mencakup gemetar, kelaparan, pusing, kebingungan, adanya peningkatan denyut jantung, napas yang lanmbat, dan denyut yang melambat secara perlahan. Jika Anda menemui lansia dengan kondisi seperti ini segera hubungi layanan darurat kemudian hangatkan tubuh mereka. Jika berhenti bernapas, mulai lakukan CPR.

  • Terjatuh

Satu dari tiga orang dewasa yang berusia usia 65 tahun ke atas setiap tahunnya sering mengalami jatuh yang mengakibatkan luka goresan, cedera kepala, dan patah tulang. Faktor penyebab mereka sering terjatuh meliputi:

  1. Penglihatan yang buruk
  2. Kelemahan bagian tubuh bawah
  3. Aktivitas atau mobilitas yang berkurang
  4. Kondisi obat yang membuat rasa pusing
  5. Masalah keseimbangan

Jika seorang lansia jatuh dan tidak memiliki luka yang serius, maka bantulah mereka dengan mencari posisi yang nyaman. Obati memar atau luka yang kecil dengan melakukan kompres es selama sekitar 10 menit. Jika Anda menemukan adanya tanda-tanda pendarahan yang serius, memar, atau bengkak, maka bantu mereka mendapatkan perawatan medis dengan segera.

Jika mereka memiliki luka serius pada bagian kepala, leher, punggung, pinggul, atau paha, maka pertolongan pertama lansia yang dapat Anda lakukan adalah menghubungi layanan darurat setempat. Upayakan mereka untuk tetap hangat, jika berhenti bernapas maka lakukanlah CPR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *