- Penyakit

Otomikosis 

Otomikosis merupakan infeksi yang terjadi pada telinga dimana gangguan tersebut disebabkan oleh jamur. Infeksi ini bisa menyerang baik pada satu maupun dua telinga.
Seseorang yang mengalami otomikosis umumnya tinggal di daerah tropis. Jamur dapat tumbuh di lingkungan seperti ini. Selain itu, otomikosis juga dapat menyerang orang yang sering berenang, penderita diabetes, dan orang yang terkena penyakit kronis dan penyakit kulit. Meskipun otomikosis merupakan gangguan yang serius, otomikosis dapat diobati.

Gejala
Seseorang yang terkena otomikosis bisa mengalami gejala sebagai berikut:

  • Rasa gatal di bagian telinga.
  • Nyeri di bagian telinga, dimulai dari ringan, kemudian berat. Gejala yang dialami akan semakin parah dalam waktu satu hingga dua hari.
  • Hilangnya kemampuan mendengar.
  • Telinga berdenging (tinnitus).
  • Mengeluarkan cairan bening dari telinga. Pada awalnya cairan berwarna bening, kemudian warnanya berubah menjadi putih seperti susu dan berbau busuk.
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening di bagian leher.

Penyebab
Infeksi jamur adalah penyebab seseorang mengalami otomikosis. Jenis jamur yang paling sering menimbulkan gangguan seperti ini adalah jamur Candida dan jamur apergillus. Kedua jamur tersebut biasanya tumbuh di telinga bagian luar.

Selain infeksi jamur, otomikosis juga bisa disebabkan oleh faktor berikut:

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Memiliki kotoran dalam telinga.
  • Tinggal di daerah yang lembab dan hangat.
  • Menggunakan obat antibiotik atau steroid oles.
  • Menjalani operasi open cavity mastoidectomy.
  • Memiliki kebiasaan mengorek telinga, baik menggunakan jari maupun pembersih telinga (cotton bud).
  • Sering berenang.
  • Menggunakan alat bantu dengar.

Diagnosis
Jika Anda mengalami otomikosis, Anda perlu periksa diri ke dokter. Dokter dapat melakukan diagnosis dengan cara berikut:

  • Tanya jawab

Dokter akan memulai diagnosis dengan menanyakan keluhan dan gejala yang Anda alami. Selain itu, dokter juga akan menanyakan jika Anda memiliki riwayat medis, baik dari Anda sendiri maupun dari keluarga.

  • Pemeriksaan fisik

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik yang meliputi otoscope. Dengan menggunakan alat tersebut, dokter dapat melihat lubang telinga hingga gendang telinga (eardrum) untuk mengetahui apakah ada infeksi jamur atau tidak.

  • Pemeriksaan penunjang

Bila perlu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang dengan mengambil sampel cairan dan jaringan dari dalam telinga yang kemudian akan diperiksa di bawah mikroskop. Cara ini dapat membantu dokter mengetahui apakah infeksi disebabkan oleh bakteri atau jamur.

Pengobatan
Untuk mengobati otomikosis, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan:

  • Pembersihan telinga

Salah satu cara yang paling umum adalah membersihkan telinga secara rutin. Untuk pengobatan seperti ini, dokter THT akan menggunakan alat khusus untuk membersihkan telinga Anda.

  • Obat antijamur

Cara lain yang dapat dilakukan adalah menggunakan obat antijamur. Obat antijamur dalam bentuk tetes seperti econazole, miconazole, dan amfoterisin B. dapat diberikan kepada pasien.

  • Obat pereda nyeri

Obat pereda nyeri juga dapat diberikan kepada pasien jika ingin mengobati otomikosis. Contoh obat pereda nyeri yang dapat digunakan adalah obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen dan obat antinyeri seperti paracetamol.

Pencegahan
Selain pengobatan, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah otomikosis:

  • Keringkan daun telinga setelah Anda mandi atau berenang.
  • Hindari kebiasaan mengorek telinga dengan jari, cotton bud, atau alat lainnya.
  • Jangan menggunakan pengering rambut untuk mengeringkan lubang telinga, karena dapat melukai telinga Anda.

Kesimpulan
Otomikosis merupakan gangguan yang serius dimana masalah tersebut dapat ditangani dengan pengobatan dan pencegahan yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan ke dokter tentang otomikosis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *